Terkait Penolakan Kunjungan Bupati Oleh KPP, Pemkab Sumenep Tak Ubahnya Seperti Jembatan Yang Rapuh

62

Sumenep – Sekbernusantara.Com – Bebek berjalan berbondong – bondong , akan tetapi burung elang terbang tinggi sendirian, mungkin itulah salah satu yang dimaksud dalam Sebuah postingan gambar di instagram (IG) yang beredar di grup aplikasi WhatsApp (WA) terkait penolakan atas kedatangan Bupati ke Pulau Paliat viral di media sosial. Agenda Bupati Sumenep Achmad Fauzi beserta rombongan yang dikemas dengan safari kepulauan selama 4 hari sejak 2 – 6 Mei 2022.Berdasarkan postingan IG yang beredar itu, penolakan atas kedatangan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, ke Pulau Paliat diserukan oleh pemuda Pulau Paliat yang mengatasnamakan Komunitas Peduli Paliat (KPP).

“Dengan sadar dan tanpa desakan atau paksaan pihak lain. Saya Halilullah Mazkur Hakim, selaku Ketua Umum Komunitas Peduli Paliat (KPP) menyatakan sikap ‘tidak setuju atau menolak kedatangan Bupati Sumenep Achmad Fauzi di Pulau Paliat. Ditolak dengan alasan jika kedatangan Bupati Sumenep tidak menjamin terjadinya perubahan,” ujarnya dalam postingan IG itu.

Halil, panggilan akrabnya, dalam postingan IG itu dinyatakan bahwa masyarakat Pulau Paliat sekarang sedang mengalami kesulitan ekonomi karena tidak adanya lapangan pekerjaan. Pengangguran dimana-mana. Warga paliat berbondong-bondong pergi ke tanah rantau untuk memeras keringat dengan harapan anak dan istri dirumah bisa makan. Masih banyak alasan lainnya yang mendasari statement tersebut. #tolakbupatisumenep #paliat.

Dia melanjutkan bahwa kunjungan kerja yang dilakukan Bupati Sumenep tentunya menggunakan anggaran daerah yang besar. Begitu pula dengan desa tujuan tentu akan mengeluarkan sejumlah dana untuk menjamu dan menyambut bupati.

“Alangkah eloknya jika dana yang ada itu diperbantukan untuk pemberdayaan masyarakat Paliat yang sekarang sedang tidak memiliki pekerjaan,” celotehnya melalui status IG nya.

Sementara Pulau Paliat ini berada di Kecamatan Sapeken, salah satu titik yang menjadi tempat kunjungan dari serangkaian safari kepulauan Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang diagendakan berangkat hari ini Selasa (2/6/2022).

Dari informasi yang dihimpun para awak media bahwa safari kepulauan Bupati Sumenep diantaranya ke Kecamatan Sapeken, Kangayan, Arjasa dan Ra’as mulai tanggal 2 Juni hingga 6 Juni 2022. Anggarannya pun tak tanggung-tanggung mencapai hampir Rp1 miliar.

Sementara itu Pemkab Sumenep melalui Kadiskominfo Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya belum merespon saat dikonfirmasi  para awak media terkait penolakan kedatangan bupati. Lantaran dihubungi via WhatsApp nya tidak aktif hingga berita ini diturunkan.

(ARUL)