Mobil INCAR Polres Sumenep, Hadir Untuk Menghindari Praktek Damai

44

Sumenep – Sekbernusantara.Com – Mobil INCAR ( Integratedcapture attitude record ) yang di lengkapi kamera canggih beresolusi tinggi sudah aktif berkeliling di wilayah hukum Polres Sumenep Madura – Jawa timur.

Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti S.,S.H menerangkan “mobil INCAR Polres Sumenep dimana alat ini bisa capture pelanggaran – pelanggaran yang terjadi di jalan.

Mobil INCAR Polres Sumenep, Pelanggaran secara otomatis tanpa petugas bersentuhan dengan masyarakat sekaligus menghindari praktek damai.” rute dan sasaran yang di lalui mobil incar adalah daerah yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas atau wilayah black spot. Diantaranya Kota Sumenep, Batuan, Lenteng, Kalianget, Saronggi, Bluto, dan Prenduan, di karenakan kondisi daerah tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dengan diterapkannya program mobil INCAR tersebut Polisi dan pelanggar tidak akan bertemu secara langsung di lapangan. Maka tidak akan ada lagi praktek damai antara pelanggar lalu lintas dengan petugas. Tujuan dari mobil INCAR juga mengajak masyarakat untuk selalu tertib berlalulintas.

“Melindungi diri sendiri dan juga orang lain, karena kecelakaan itu berawal dari pelanggaran yang di lakukan oleh pengendara.” ungkap Widiarti.

Mobil operasional INCAR tersebut merupakan sarana untuk meningkatkan implementasi penindakan lalu lintas berbasis elektronik, secara otomatis guna menghindari praktek damai dengan masyarakat. Mobil INCAR tersebut beroperasi dengan teknologi canggih untuk menemukan setiap pelanggaran yang di lakukan oleh pengendara di jalan.

Mobil INCAR tersebut dapat mendeteksi plat nomor, lokasi pelanggaran bahkan pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman hingga wajah pengemudi mobil pelanggar. selain itu mampu menangkap gambar sejumlah pelanggar lalu lintas seperti melawan arus, tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, hingga melewati batas kecepatan yang ditentukan dalam berkendara.

Setiap pengguna jalan yang melakukan pelanggaran akan terekam selanjutnya akan dikirimkan surat tilang melalui jasa PT POS INDONESIA yang di alamatkan kerumah pemilik kendaraan tersebut. Jelasnya

(Arul)