Loyalis Soeharto Hadir Guna Turut Membantu Jokowi Bangun Indonesia

60

Jakarta – Sekbernusantara.Com – Ketua Umum Paguyuban Loyalis Soeharto dan sekaligus Ketua Umum Partai Parsindo (Partai Swara Rakyat Indonesia), HM. Jusuf Rizal menyebutkan kehadiran Paguyuban Loyalis Soeharto dalam rangka turut membangun Indonesia membantu pemerintahan Jokowi-KH.Ma’ruf Amin.

“Dalam kondisi bangsa menghadapi berbagai masalah seperti masalah pangan karena imbas gejolak politik luar negeri, semua anak bangsa, termasuk Loyalis Soeharto harus ikut ambil bagian dalam pembangunan diberbagai sektor,” tegas Jusuf Rizal kepada media di Jakarta.

Jusuf Rizal yang juga Ketua Relawan The President Center Jokowi-Amin pada Pilpres 2019 itu, lebih jauh mengatakan potensi loyalis Soeharto harus digerakkan agar dapat berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Sedikitnya 20 juta loyalis Soeharto masih setia.

Pria berdarah Madura-Batak Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu juga menyebutkan loyalis Soeharto pasca Reformasi banyak diam dan tidur, serta belum maksimal ikut membantu pemerintah. Hal tersebut karena masih ada trauma politik.

“Untuk itu saya mengajak mereka sudah saatnya agar berperan aktif. Melalui wadah paguyuban loyalis Soeharto, kita akan gerakkan, tidak hanya dalam pembangunan ekonomi, tapi juga memerangi hoaks, radikalisme dan intoleransi,” tegas Jusuf Rizal

Lebih dari itu, lanjut Sekjen MOI (Media Online Indonesia), paguyuban Loyalis Soeharto selain terjun dalam kegiatan pembangunan, sekaligus akan menggelar Festival Soeharto dalam rangka mentransformasikan semangat nasionalis dan patriotik bagi generasi millenial.

Festival Soeharto sendiri merupakan kegiatan dalam rangka menggerakkan kreativitas masyarakat diberbagai sektor, baik ekonomi, koperasi, UMKM, Pertanian, Budaya, Keagaman maupun kegiatan lain yang menumbuhkan rasa memiliki kepada bangsa.

Ketua Umum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) juga menyebutkan sedang mempersiapkan Rapat Akbar Loyalis Soeharto yang diagendakan dihadiri 100 ribu orang di Istora Senayan, Jakarta dalam rangkaian kegiatan Festival Soeharto.

(Red/Rengga)