Kapolsek Padas : Paguyuban Pencak Silat Desa Munggut Harus Bisa Menciptakan Keharmonisan Antar Perguruan

70

Ngawi – Sekbernusantara.Com. – Kapolsek Padas Iptu Iswahjoedi hadiri kegiatan do’a bersama dan pembentukan forum komunikasi pencak silat se-Desa Munggut di Balai Desa Munggut, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi.Selain Kapolsek Padas Iptu Iswahjoedi kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Camat Padas Dodi Aprilasetya, Danramil Padas diwakili Babinsa Desa Munggut Sertu Siswanto, Kades Munggut Edi Santoso, Ketua BPD Desa Munggut Basuki, Pengurus Forum Komunikasi pencak silat se-Desa Munggut, Perwakilan masing-masing perguruan pencak silat PSH Terate, PSH Winongo, IKS PI, Gubuk Remaja, Pagar Nusa dan Pagastuti.

Ditemui usai menghadiri kegiatan tersebut, Kapolsek Padas Iptu Iswahjoedi mengatakan, kegiatan do’a bersama dan pembentukan forum komunikasi pencak silat se-Desa Munggut tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 28 Mei 2022, mulai pukul 19.45 WIB sampai dengan pukul 21.15 WIB.

Menurut Iptu Iswahjoedi, dalam kegiatan tersebut disepakati kepengurusan Forum Komunikasi pencak silat se-Desa Munggut,
Ketua I Anan Widiyatmoko dari IKS PI, Ketua II Jono dari Pagar Nusa, Sekertaris I Alif Samyudin dari PSH Teratai, Sekertaris II Syamsul Arifin dari Pagastuti, Bendahara I Sudar dari PSH Winonggo dan Berdahara II Sunarlan dari Gubuk Remaja.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Padas Iptu Iswahjoedi menyampaikan, bahwasanya keamanan, keharmonisan, keguyub rukunan memang harus diciptakan, tidak serta merta keamanan dan lain-lain itu datang dengan sendirinya.

“Maka dari itu dengan terbentuknya forum komunikasi ini bisa menciptakan keharmonisan antar perguruan pencak silat khususnya di Desa Munggut,” ujar Kapolsek Padas Iptu Iswahjoedi.

Lebih lanjut Iptu Iswahjoedi menyebut, terbentuknya forum komunikasi pencak silat se-Desa Munggut ini diharapkan bisa menjaga situasi yang lebih kundusif khususnya di wilayah Kecamatan Padas.

“Forum komunikasi pencak silat tingkat desa ini adalah yang pertama kali bisa dibentuk di Kabupaten Ngawi ini dan diharapkan desa-desa lainnya bisa mengikuti,” tandas Iptu Iswahjoedi.

Hal senada juga diucapkan oleh Camat Padas Dodi Aprilasetya, semoga dengan terbentuknya forum komunikasi ini bisa menjadi embrio sehingga bisa ditiru oleh desa-desa yang lain, tidak hanya di kecamatan Kasreman dan Padas, tetapi juga di wilayah lain di Kabupaten Ngawi.

“Apa bila ada permasalahan jangan dibuat status di aplikasi WhatsApp yang bisa membuat permasalahan menyebar tidak terkendali sehingga bisa dimanfaatkan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Dodi Aprilasetya.

Sementara itu Babinsa Desa Munggut Sertu Siswanto mewakili Danramil Padas menghimbau agar kegiatan forum komunikasi ini jangan monoton, adakan kegiatan sosial seperti donor darah, kerja bakti dan lain-lain.

Begitu pula dengan Kades Munggut Edi Santoso meminta agar dengan terbentuknya forum komunikasi pencak silat di Desa Munggut diharapkan terus berlanjut dan jangan berhenti ditengah jalan (hangat hangat tai ayam) sehingga bisa tercipta suasana Desa munggut yang aman, nyaman dan tenteram.

Menanggapi hal tersebut Ketua Paguyuban Anan Widiyatmoko menyatakan bahwa dengan terbentuknya forum komunikasi di Desa Munggut ini pihaknya mohon bimbingan dan arahan dari muspika dan Kades Munggut.

(Bbg)