Ini Kata Wakil Ketua MPI Kota Tangerang: Bentuk KNPI Tandingan Adalah Penghianat

77

Bogor – Sekbernusantara.Com – Perihatin adanya KNPI tandingan yang dipimpin oleh Maryasin selaku ketua, menjadi perhatian para senior dan juga para mantan ketua KNPI Kota Tangerang.

Tidak sejalan, lantaran gerakan KNPI tandingan bukan mencerminkan sebagai KNPI yang menjadi wadah pemersatu bagi organisasi kepemudaan khususnya di Kota Tangerang.Musda KNPI beberapa waktu lalu telah memilih secara demokratis Yudhistira Prasasta sebagai ketua DPD KNPI kota Tangerang. Akan tetapi, kemenangan Yudhistira membuat beberapa kelompok memisahkan diri dan malah membuat KNPI tandingan.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Majlis Pemuda Indonesia (MPI) kota Tangerang M. Dohiri Adam, bahwa Musda yang dilakukan DPD KNPI Kota Tangerang beberapa waktu lalu di Bogor adalah KNPI yang sah dan diakui oleh negara. Bahkan, tutur dia terpilihnya Yudhistira Prasasta sebagai ketua DPD KNPI Kota Tangerang dipilih secara demokratis.

“Pada saat Musda kemarin, mereka yang membuat KNPI tandingan adalah panitia Musda dan juga peserta. Jika mereka membuat KNPI tandingan, maka mereka adalah pengkhianat,” tandas Adam usai menghadiri Rakerda DPD KNPI kota Tangerang di Cisarua Bogor, Kamis (31/3/2022).

Dirinya menambahkan, harusnya mereka yang membuat KNPI tandingan bisa terima dengan terpilihnya Yudhistira. Karena, tidak ada sejarahnya di Kota Tangerang KNPI ada dua. sami’na wa atho’na artinya kami mendengar dan kami taat.

“Seharusnya, ketika memang kalah mereka harus terima dan setelah Musda mereka bisa kembali bersatu. Jangan membuat dualisme, yang akhirnya membuat kegaduhan,” paparnya.

Ia menjelaskan, ketidakpuasan dalam organisasi itu sah-sah saja, dan itu sebuah dinamika dalam organisasi. Sejatinya, dalam sebuah organisasi adanya perbedaan itu wajar.

“Akan tetapi, jika ketidakpuasan menjadi sebuah perpecahan itu yang tidak benar. Kita sebagai pendahulu mereka sangat sedih, karena harusnya mereka ini bersatu dan bukan pecah dan membuat KNPI tandingan,” ungkapnya.

Adam menuturkan, KNPI ini adalah wadah dan rumah bagi organisasi kepemudaan, dan tidak etis jika kekecewaan dibalas dengan perpecahan. Harusnya, perbedaan bisa disatukan untuk bisa membesarkan KNPI dan bukan dipecah.

“Saya mengutip dari ucapan Ketua DPD KNPI kota Tangerang Yudhistira yang mengatakan biarlah waktu yang menentukan. Tetapi, dengan cara mereka yang seperti saat ini saya tegaskan mereka sudah menjadi pengkhianat,” pungkas Adam.

Sementara diungkapkan Ismail Ketua PK KNPI Periuk yang juga salah satu kandidat calon ketua dalam Musda kemarin, bahwa kehadirannya dalam Rakerda yang digelar pada tanggal 30-31 Maret 2022 di Cisarua Bogor, dirinya saat ini hanya ingin lebih berfokus pada berkontribusi membangun pemuda di wilayah, untuk Kota Tangerang.

“Saat ini saya hanya ingin fokus bersama teman-teman pemuda di Kecamatan Periuk, bukan tidak atau berada di pihak mana,” singkatnya.

(Pandji/Seno)